Materi Rangkuman Buku Paket IPS Kelas 8 SMP MTS Terbaru

Posted on

Materi Buku Paket SMP dan SMA IPS Kelas 8 Terbaru Kurikulum 2013 Revisi 2017 – 2018 | di tahun 2018 ini sudah berlangsung semester ke 2 untuk kelas 8, Nah banyak siswa SMP dan MTS yang belum mengerti soal rangkuman dan pelajaran sekolahnya. di mapelsekolah.com akan memebrikan rangkuman tentang IPS kelas 8. Nah apa itu IPS adalah singkatan dari Ilmu Penegtahuan Sosial yang mempelajarai tentang keadaan sosial, geografis, sejarah, dan ekonomi yang ada di dalam kehidupan masyarakat.

Materi Pelajaran SMP Kelas 8 2013 2017 2018
Materi Pelajaran SMP Kelas 8 2013 2017 2018

Daftar Materi Buku Paket IPS Kelas 8 SMP dan MTS:

SEMSETER 1

Bab 1 Kondisi Fisik, Wilayah, Dan Penduduk Indonesia

Bab 2 Permasalahan Kependudukan Dan Penanggulangannya

Bab 3 Permasalahan Lingkungan Hidup Dan Penanggulangannya

Bab 4 Permasalahan Kependudukan Dan Dampaknya Terhadap Pembangunan

Bab 5 Perkembangan Dan Pengaruh Kolonialisme Dan Imperialisme Barat

Bab 6 Terbentuknya Kesadaran Nasional Dan Perkembangan Pergerakan Kebangsaan Indonesia

Bab 8 Penyimpangan Sosial Dan Upaya Pencegahan

Bab 9 Hubungan Kelangkaan Sumber Daya Dengan Kebutuhan Manusia

Bab 10 Pelaku Ekonomi

SEMESTER 2:

Bab 11 Pasar

Bab 12 Peristiwa-Peristiwa Sekitar Proklamasi Dan Proses Terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia

Bab 13 Hubungan Sosial

Bab 14 Pranata Sosial

Bab 15 Pengendalian Penyimpangan Sosial

Bab 16 Ketenagakerjaan

Bab 17 Pelaku Ekonomi Dalam Sistem Perekonomian Indonesia

Bab 18 Pajak

Bab 19 Terbentuknya Harga Pasar

 

Materi Bab 1 Kondisi Fisik, Wilayah, Dan Penduduk Indonesia:

Letak geografis adalah letak suatu negara dilihat dari kenyataan di permukaan bumi. Letak astronomis adalah letak suatu negara berdasarkan posisinya terhadap garis lintang dan garis bujur. Letak astronomis Indonesia berada di antara 6o LU – 11o LS dan antara 95o BT – 141o BT. Pengaruh letak geografis, Indonesia mengakibatkan terjadinya musim kemarau dan penghujan. Pengaruh letak astronomis, wilayah Indonesia dibagi menjadi tiga daerah waktu yakni: Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB), Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT) yang masing-masing setiap selisih garis bujur 1o selisih waktunya 4 menit.

Peran lingkungan bagi kehidupan adalah sebagai tempat mencari makan, tempat kelangsungan hidup,
tempat tinggal, dan tempat aktivitas sosial. Kerusakan lingkungan hidup dapat disebabkan karena gejala
alam dan karena ulah manusia. Faktor alam yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan adalah terjadinya berbagai bencana alam, seperti letusan gunung berapi, gempa, dan angin topan. Faktor ulah manusia yang menimbulkan kerusakan lingkungan alam antara lain pembalakan liar, penggunaan bahan kimia berbahaya,
perburuan liar, kegiatan industri yang membuang limbah sembarangan. Pembangunan berwawasan lingkungan dikenal dengan nama Pembangunan Berkelanjutan, yaitu usaha meningkatkan kualitas manusia secara bertahap dengan memerhatikan faktor lingkungan.

Ciri-ciri:

– pembangunan berwawasan lingkungan, antara lain:
– Menjamin pemerataan dan keadilan
– Menghargai keanekaragaman hayati.
– Menggunakan pendekatan integratif.
– Menggunakan pandangan jangka panjang.

Materi Bab 4 Permasalahan Kependudukan Dan Dampaknya Terhadap Pembangunan:

Kuantitas penduduk adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan jumlah penduduk. Faktor yang memengaruhi kuantitas penduduk adalah kelahiran dan kematian. Permasalahan yang berkaitan dengan kuantitas penduduk antara lain masalah kepadatan penduduk, persebaran penduduk yang tidak merata, meningkatnya angka penganguran, dan pesatnya arus urbanisasi. Kualitas penduduk adalah tingkat/taraf kehidupan penduduk yang berkaitan dengan kemampuan dalam pemenuhan kebutuhan seperti pangan, sandang, perumahan, kesehatan, pendidikan. Kualitas penduduk ditentukan oleh faktor-faktor tingkat pendidikan, tingkat kesehatan ,dan tingkat kesejahteraan. Permasalahan kuantitas dan kualitas penduduk berdampak pada terhambatnya proses pembangunan. Untuk mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan kuantitas penduduk, pemerintah menyelenggarakan program KB dan transmigrasi. Untuk mengatasi permasalahan kualitas penduduk, pemerintah mencanangkan program wajib belajar 9 tahun, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan pelayanan kesehatan.

Materi Bab 5 Perkembangan Dan Pengaruh Kolonialisme Dan Imperialisme Barat:

Pada akhir abad XV, bangsa Eropa berusaha melakukan penjelajahan samudra. Faktor-faktor pendorong terjadinya penjelajahan samudra adalah adanya keinginan mencari kekayaam (gold), adanya keinginan menyebarkan agama Nasrani (gospel), adanya keinginan untuk mencari kejayaan ( glory), perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan jatuhnya Konstantinopel ke tangan bangsa Turki. Untuk mengatasi persaingan di antara pedagang Belanda dan persaingan pedagang Belanda dengan Portugis, maka pedagang Belanda didukung oleh pemerintahnya membentuk kongsi dagang yang bernama VOC (Vereenidge Oost Indishe Compagnie ) pada tanggal 20 Maret 1602.

Pada permulaannya, VOC berkembang pesat dan berhasil menguasai wilayah Indonesia, merebut daerah-daerah dari kekuasaan raja-raja di berbagai daerah di Indonesia dan merebut daerah-daerah yang dikuasai bangsa Eropa lainnya. Namun lama-kelamaan VOC juga mengalami kehancuran. Perlawanan rakyat Indonesia terhadap Portugis antara lain dipimpin oleh Sultan Iskandar Muda (1629) dari Aceh, Sultan Hairun, dan Baabullah dari Ternate. Perlawanan rakyat Indonesia terhadap Belanda antara lain perlawanan Sultan Agung; perlawanan Sultan Ageng Tirtayasa; perlawanan Sultan Hasanuddin; perlawanan Aceh; perang Padri; perlawanan Diponegoro; perlawanan Bali. Agama Kristen Katholik disebarkan di Indonesia untuk pertama kali oleh para pemuka agama Katholik bangsa Portugis. Agama ini disiarkan secara damai dengan penuh cinta kasih. Seorang bangsa Portugis yang sangat berjasa dalam penyebaran agama Katholik di Indonesia adalah Fransiscus Xaverius. Kehadiran Belanda di Indonesia mengubah peta pengkristenan di wilayah Indonesia. Di Maluku, sebagian besar penduduk yang beragama Katholik berganti memeluk Kristen Protestan.

Materi Bab 6 Terbentuknya Kesadaran Nasional Dan Perkembangan Pergerakan Kebangsaan Indonesia:

Perjuangan bangsa Indonesia sebelum abad XX secara umum mengalami kegagalan karena kurangnya persatuan dan kesatuan. Pada tanggal 20 Mei 1908 kaum terpelajar mendirikan wadah perjuangan yang dikenal dengan Budi Utomo. Budi Utomo adalah organisasi modern pertama di Indonesia.

Media pers berupa surat kabar dan majalah memiliki andil yang besar dalam menyebarluaskan suara nasionalisme (kebangsaan) Indonesia. Kongres Pemuda Indonesia II, berlangsung di Jakarta pada tahun 1928 yang menghasilkan: Ikrar Sumpah Pemuda – Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. – Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia. – Kami putra dan putri Indonesia, mengaku menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Pergerakan wanita Indonesia sebenarnya telah dimulai sejak perjuangan R.A Kartini yang memperjuangkan hakhak kaum wanita yang dikenal dengan emansipasi (persamaan hak) kaum wanita dengan kaum pria. Kongres Wanita Indonesia I berlangsung di Jogjakarta pada tanggal 22 Desember 1928 sehingga tanggal berlangsungnya Kongres Wanita Indonesia I, ditetapkan sebagai Hari Ibu.

Materi Bab 7 Penyakit Sosial:

Penyakit sosial merupakan bentuk kebiasaan berperilaku sejumlah warga masyarakat yang tidak sesuai dengan nilai dan norma sosial yang berpengaruh terhadap kehidupan warga masyarakat. Penyakit sosial meliputi: minum minuman keras, berjudi, menyalahgunakan narkoba, penyakit HIV/AIDS, kenakalan remaja, dan perilaku menyimpang lainnya. Munculnya penyebaran penyakit sosial dipengaruhi oleh kesulitan komunikasi, adanya perbedaan dalam tingkah laku, individu tidak memiliki konsep diri, dan karena unsur-unsur budaya, seperti ekonomi, agama, dan organisasi kebudayaan. Faktor penyebab terjadinya penyakit sosial ada 2, yaitu

Faktor intrinsik, seperti intelegensi, jenis kelamin, umur, dan kedudukan dalam keluarga.

Faktor ekstrinsik, seperti keluarga, masyarakat, pergaulan, dan media massa.

Materi Bab 8 Penyimpangan Sosial Dan Upaya Pencegahan:

Penyimpangan sosial adalah segala bentuk sikap perilaku seseorang atau sekelompok orang yang tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma sosial pada umumnya. Penyimpangan sosial merupakan perilaku yang mengganggu terbentuknya keteraturan sosial. Penyimpangan primer adalah penyimpangan sosial yang bersifat temporer atau sementara dan hanya menguasai sebagian kecil kehidupan seseorang.

Penyimpangan sekunder adalah perbuatan yang dilakukan secara khas memerlihatkan perilaku menyimpang dan secara umum dikenal sebagai orang yang menyimpang, karena sering melakukan tindakan yang meresahkan orang lain. Penyimpangan kelompok merupakan penyimpangan yang dilakukan secara kolektif dengan cara melakukan kegiatan yang menyimpang dari norma masyarakat yang berlaku.

Penyimpangan individu merupakan bentuk penyimpangan yang dilakukan oleh seseorang dengan melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai norma-norma yang telah mapan dan nyata-nyata menolak norma tersebut. Penyimpangan positif adalah bentuk penyimpangan yang mempunyai dampak positif karena mengandung unsur inovatif, kreatif, dan memperkaya alternatif. Penyimpangan negatif merupakan bentuk penyimpangan yang cenderung bertindak ke arah nilai-nilai sosial yang dipandang rendah dan berakibat buruk. Penyimpangan sosial dapat terjadi karena berbagai faktor penyebab, bisa berasal dari diri sendiri dan bisa karena pengaruh dari luar. Para ahli sosiologi banyak mengungkapkan tentang teori penyimpangan sosial yang berisi tentang penyebab perilaku menyimpang, antara lain dikemukakan oleh Edwin M. Lemert, Emile Durkheim, dan Robert K. Merton. Cara paling tepat untuk mengatasi penyimpangan sosial adalah melakukan tindakan pencegahan atau preventif yang dilakukan oleh keluarga maupun masyarakat.

Materi Bab 9 Hubungan Kelangkaan Sumber Daya Dengan Kebutuhan Manusia:

Kebutuhan adalah segala sesuatu yang muncul dalam diri manusia agar manusia tetap hidup. Hal yang menyebabkan kebutuhan manusia tidak terbatas atau beranekaragam adalah faktor organ manusia, kebudayaan manusia, dan faktor psikologis. Kelangkaan adalah suatu bentuk ketidakseimbangan antara kebutuhan dengan pemenuhan kebutuhan. Sumber daya langka adalah sumber daya yang sulit didapat sebagai alat pemenuhan kebutuhan manusia. Manusia memiliki kebutuhan yang banyak dan beranekaragam, sedangkan sumber daya alat pemenuhan kebutuhan jumlahnya terbatas. Maka dari itu manusia harus mampu mengutamakan kebutuhan yang dapat dianggap paling penting/ mendesak dibandingkan kebutuhan lainnya dengan menyusun skala prioritas. Untuk menjaga kelestarian lingkungan bagi kelangsungan hidup manusia dari generasi ke generasi, manusia perlu mempedulikan keadaan sumber daya sebagai alat pemenuhan kebutuhan agar tidak cepat punah.

Materi Bab 10 Pelaku Ekonomi:

Rumah tangga merupakan pelaku ekonomi terkecil dan terpenting, di mana dalam rumah tangga keluarga juga berlangsung kegiatan ekonomi dalam bentuk produksi, distribusi, dan konsumsi. Kegiatan produksi yang dilakukan dalam rumah tangga keluarga adalah menyediakan faktor produksi yang dibutuhkan pelaku ekonomi lainnya. Pengaturan pengeluaran dalam kegiatan rumah tangga keluarga merupakan bagian dari peranan rumah tangga keluarga sebagai distributor.

Faktor yang memengaruhi perbedaan kegiatan konsumsi yang terjadi dalam masing-masing rumah tangga keluarga adalah jumlah pendapatan keluarga, jumlah anggota keluarga, tingkat harga barang atau jasa, dan status sosial ekonomi keluarga. Masyarakat sebagai produsen mencakup berbagai bentuk kegiatan masyarakat yang dapat menghasilkan pendapatan. Masyarakat sebagai konsumen memerlukan barang dan jasa bagi kelangsungan hidup masyarakat.

Lalu lintas perdagangan dan transportasi yang membawa barang-barang pemenuhan kebutuhan dalam kehidupan masyarakat merupakan bentuk kegiatan distribusi yang berlangsung di masyarakat. Sebagai pelaku ekonomi, perusahaan dapat berperan sebagai produsen, konsumen, dan distributor. Selain sebagai pengatur perekonomian, pemerintah juga berperan sebagai pelaku ekonomi yang melakukan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Koperasi, yaitu suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum untuk menjalankan usaha bersama dengan cara bekerja sama secara kekeluargaan untuk mencapai kesejahteraan anggotanya.

Materi Bab 11 Pasar:

Pasar adalah sarana bertemunya pembeli dan penjual baik secara langsung maupun tidak langsung untuk melakukan kegiatan transaksi jual beli. Pasar memiliki fungsi distribusi, promosi, dan pembentukan harga. Syarat-syarat pasar adalah ada penjual dan pembeli, ada barang yang diperjualbelikan dan ada kesepakatan harga antara penjual dan pembeli. Jenis-jenis pasar ada bermacam-macam, antara lain pasar abstrak, pasar konkret, pasar persaingan sempurna, pasar persaingan tak sempurna, pasar distribusi, pasar konsumsi, dan sebagainya.

Materi Bab 12 Peristiwa-Peristiwa Sekitar Proklamasi Dan Proses Terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesi:

Akibat Pengeboman Kota Hiroshima dan Nagasaki oleh Amerika Serikat mengakibatkan Jepang kehilangan kekuatan, sehingga akhirnya Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945. Pelaksanaan pembacaan naskah proklamasi kemerdekaan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00 di Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta.