Contoh Pengamalan Pancasila

Posted on

Pancasila yang memiliki nilai-nilai untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Satu sama lainnya memiliki nilai yang cukup mirip. Lalu bagaimana pengalamannya? Berikut ulasannya.

Pengalaman sila pertama

Sila pertama adalah ketuhanan yang maha esa. Sila ini mengatur hubungan antar manusia berhubungan dengan sisi keyakinannya. Contoh pengamalannya adalah :

  • Menghindarkan paham teroris yang bertujuan untuk merusak persatuan Indonesia dari sisi agama.
  • Tidak melarang pelaksanaan kegiatan ibadah suatu agama.
  • Tidak memaksa rekan lain yang memiliki agama berbeda untuk masuk ke agama yang dianut.

Pengamalan sila kedua

Sila kedua berbunyi kemanusiaan yang adil dan beradab. Sila ini merupakan sila yang mengatur hidup kita untuk tetap berhubungan baik dan adil dengan sesama manusia. Contoh pengamalan sila ini antara lain adalah :

  • Memahami hak dan kewajiban pribadi dan orang lain
  • Tidak menggunakan hak dengan atau untuk menghalangi hak orang lain

Inti dari sila kedua ini adalah pengertian mengenai kesetaraan hak antar manusia supaya meski bersinggungan dapat tetap berjalan beriringan.

Pengalamalan sila ketiga

Sila ini bunyinya adalah “Persatuan Indonesia” sila ini digunakan untuk mengingatkan kita bahwa tanah air adalah tanah yang direbut dengan darah dan perjuangan. Oleh karena itu pengamalan sila ini ditujukan untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta rasa cinta terhadap tanah air. Pengamalannya dapat berupa :

  • Mempelajari mengenai sejarah untuk mengembangkan rasa cinta terhadap tanah air.
  • Meneliti kebenaran sebuah kabar sehingga terhindar dari kabar burung yang bertujuan memecah belah
  • Berpikiran positif satu sama lain untuk menghindari pertikaian.
  • Ikut dalam kumpulan warna bertajuk persatuan seperti karang taruna.

Pengamalan sila keempat

Sila keempat adalah Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Sila ini menegaskan bahwa manusia hidup harus penuh dengan kebijaksanaan. Baik untuk diri sendiri maupun untuk golongan dan umum. Setiap tindakan yang dilakukan haruslah penuh dengan pertimbangan.

Pertimbangan ini digunakan untuk memastikan bahwa dalam sebuah tindakan tidak ada pihak yang sangat dirugikan dan pihak yang sangat diuntungkan. Untuk mencapainya maka diperlukan banyak pendapat dari orang-orang yang akan mendapatkan efek dari tindakan tersebut. Oleh karena itu untuk pengamalan sila yang satu ini adalah dengan melakukan musyawarah untuk mencapai mufakat.

Pengamalan sila kelima

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia merupakan bunyi sila kelima. Sila ini memiliki nilai untuk selalu bersikap adil bagi setiap masyarakat yang ada di Indonesia. Menghargai setiap karya untuk kemajuan bangsa dan tentunya mengembangkan sikap gotong royong dan kekeluargaan. Contoh pengamalannya adalah dengan cara hidup dengan sederhana supaya kesenjangan sosial tidak terlihat terlalu mencolok.

Antara satu sila dan sila lainnya sebetulnya pengamalannya tidak jauh berbeda. Hal ini disebabkan karena tujuan adanya Pancasila sebagai ideologi adalah untuk menciptakan persatuan dan kesatuan supaya NKRI tetap utuh.